The Golden Age
Perspektif pembangunan manusia Indonesia seutuhnya menjadi landasan konseptual dari pembangunan pendidikan nasional yang ingin kita kembangkan. Dalam perspektif ini pembangunan pendidikan harus mampu membangun seluruh potensi kecerdasan manusia secara optimal dan bermanfaat bagi diri, masyarakat, dan pembangunan nasional.
Hal tersebut sejalan dengan pendapat yang menyatakan bahwa Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mampu membangun seluruh potensi kecerdasan manusia sehingga berkembang secara optimal dan bermanfaat bagi diri, masyarakat dan pembangunan nasional.
Dalam kerangka ini pendidikan anak usia dini menjadi sangat strategis, sebab jenjang ini masa yang paling baik untuk meletakkan dasar yang kokoh bagi perkembangan mental emosional, akhlak dan potensi otak anak. Para ahli sering menyebut masa kanak-kanak sebagai usia emas (golden age).

Para ahli psikologi berpendapat bahwa usia dini sangat menentukan kemampuan anak dalam mengembangkan potensinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perkembangan intelektual anak terjadi sangat pesat pada tahun-tahun awal kehidupan anak. Sekitar 50% variabilitas kecerdasan orang dewasa sudah terjadi ketika anak berusia 4 tahun.
Peningkatan 30% berikutnya terjadi pada usia 8 tahun, dan 20% sisanya pada pertengahan atau akhir dasawarsa kedua. Fakta lain ditemukan bahwa pada saat lahir, otak bayi sudah memiliki sekitar 100 milliar sel otak atau neuron atau telah mencapai jumlah 75% dari jumlah sel-sel otak manusia dewasa. Perkembangan otak menjadi sempurna melalui pengalaman dari hari ke hari yang dialami oleh anak. Saat-saat kritis masa penyempurnaan itu terjadi sejak masa konsepsi hingga usia 6 tahun.
Penjelasan di atas menggambarkan kepada kita semua bahwa pada masa kanak-kanak semua potensi berkembang secara pesat.
Oleh karena itu, layanan pendidikan anak usia taman kanak-kanak haruslah memenuhi standar mutu yang dapat dipertanggungjawabkan. Terkait dengan itu, atas dasar teori bahwa otak manusia itu memiliki beberapa jenis kecerdasan yaitu bahasa, logika matematika, ruang, kinestika tubuh, musik, interpersonal, intrapersonal, dan naturalist. Maka anak usia taman kanak-kanak perlu diberi perhatian dan rangsangan, dengan cara memberikan pengalaman yang beragam.
Tips : Memberi Stimulasi Anak Di Masa Golden Age
The Golden Age, adalah masa-masa dimana kemampuan otak anak untuk menyerap informasi sangat tinggi. Apapun informasi yang diberikan akan berdampak bagi si anak di kemuadian hari. Walaupun beberapa pakar menyebutkan sedikit perbedaan tentang rentang waktu masa Golden Age, yaitu 0-2 th, 0-3 th, 0-5 th atau 0-8 th, namun semuanya sepakat bahwa awal-awal tahun pertama kehidupan anak adalah masa-masa emas mereka.
Oleh karena itu masa Golden Age sering pula dikenal dengan “masa-masa penting anak yang tidak bisa diulang”. Di masa-masa inilah, peran orang tua dituntut untuk bisa mendidik dan mengoptimalkan kecerdasan anak baik secara intelektual, emosional dan spriritual.
Berikut ini adalah tips dalam memberikan stimulasi/rangsanga
n anak pada masa golden age guna mengoptimalkan kecerdasan mereka:
Stimulasi yang Anda berikan bisa berupa pengalaman di alam terbuka.
Untuk anak-anak pengamatan mereka akan alam sangat detil. Anak-anak biasanya akan belajar banyak dengan hanya mengamati. Orang tua bisa bercerita tetang alam dan binatang. Jawablah pertanyaan anak dengan bahasa mereka yang sederhana. Dan lebih banyak ajukan pertanyaan untuk menggugah rasa ingin tahu anak.
Anak juga belajar dengan mengamati dan meniru Anda.
Maka sebagai orang tua Anda bisa menstimulasi mereka dengan menjadi teladan anak. Kalau Anda senang membaca, kemungkinan besar anak pun akan demikian.
Jangan berikan target, tetapi hargailah anak atas usahanya.
Kalau anak diberi standar-standar harus bisa membaca pada usia sekian, anak harus pandai membaca, maka anak akan mati-matian menyenangkan orang tuanya walaupun hati mereka tidak bahagia.
Pujilah mereka atas usahanya.
Berikan mereka reward atas usaha yang telah mereka berikan dengan hal yang bermanfaat, misalnya dengan mengajak mereka jalan-jalan ke toko buku, taman pintar, water boom dan lain-lain.
Berikan mainan yang bermanfaat bagi perkembangan keterampilan anak seusia mereka.
Berilah mereka kasih sayang dan rasa aman sehingga mereka pun akan sanggup memberi kasih sayang pada sesamanya. Di masa golden age, jika peran orang tua membahagiakan dalam kehidupan mereka, memori ini akan terkenang selamanya dan membawa pengaruh positif di kehidupan dewasa mereka kelak.
Bekal OrTu untuk Tumbuh Kembang Buah Hati
Gimana sih Media Pembelajaran untuk terapkan Disiplin Sang Buah Hati? Hmm…..salah satunya ya setiap hari kita bisa Mengajarkan Hidup Bersih……………..
Kalau kita udah mulai sejak dini bagaimana Pola Hidup Sehat untuk diri sendiri sejak masa kanak-kanak, hasilnya akan jauh lebih baik. Mengajarkan hidup bersih juga dapat digunakan sebagai satu media pembelajaran untuk penerapan disiplin.Gimana cara mengajarkannya? Yaa kita sebagai OrTu harus menjadi contoh. Anak perlu dibiasakan untuk melakukan hal-hal yang bisa diawali dengan teladan dari orang tua.
Pertama adalah : MENJAGA KEBERSIHAN TUBUH
1. Mandi
Frekuensi dan waktu untuk mandi sangat tergantung pada kondisi anak. Kalau anak kita banyak melakukan aktivitas yang mengeluarkan keringat maka sebaiknya frekuensi mandi harus lebih sering. Keringat yang menempel di tubuh anak akan mengundang kuman-kuman untuk bersarang. Si kecil pun bisa terkena penyakit kulit. Idealnya, sekali dalam satu hari anak perlu keramas. Sehabis mandi bersihkanlah pusar. Bentuk pusar yang menjorok ke dalam sulit untuk dibersihkan karenanya, pusar harus dibersihkan dengan menggunakan bahan yang lembut dan dengan hati-hati.Sehabis mandi Bersihkan juga lubang hidung dengan tissue, dan telinga dengan cotton bud. (hati-hati yaa jangan menggunakan tangan, karena Tangan yang tidak bersih dapat menjadi sumber bakteri.!!!).
2.Menyikat Gigi
Setiap selesai makan dan sebelum tidur, mulut harus dibersihkan karena, sisa-sisa makanan yang tertinggal di gigi dan rongga mulut lama kelamaan dapat menjadi plak dan karang gigi.
3.Menggunting Kuku
Kuku bisa menjadi sarang bertumbuhnya kuman dan bakteri penyebab penyakit. Selain itu, kuku juga dapat melukai anak. Jagalah agar kuku tetap pendek.
4.Mencuci Tangan.
Cucilah tangan sesering mungkin. Tangan merupakan media penularan penyakit yang sangat potensial karena, tangan digunakan memegang barang-barang yang juga disentuh banyak orang. Cucilah tangan dengan menggunakan sabun di air yang mengalir.
5.Mengganti Pakaian dan Alas Kaki
Pastikan anak selalu mengenakan pakaian yang bersih. Mulai dari celana, kaos, dan pakaian dalam. Kaos kaki, sepatu maupun sandal harus bersih. Sepatu dan sendal harus rutin dibersihkan, dan hindari pemakaian kaos kaki berulang-ulang.

Nah Yang Kedua : UNTUK PERTUMBUHAN DAN KECERDASAN
Istirahat Cukup dan Olah Raga Teratur
Tidur sangat perlu bagi pertumbuhan anak. Porsi dan kualitas tidur membantu pertumbuhan anak karena, hormon pertumbuhan bekerja optimal saat anak tidur. Bayi memerlukan tidur setidaknya 17 jam perhari, balita 10-12 jam, sedang anak di atas 6 tahun memerlukan tidur 9-10 jam per hari. Selain tidur, anak juga memerlukan olah raga secara rutin. Olah raga yang dapat membantu meningkatkan kekebalan anak terhadap serang penyakit. (Jangan dibiasakan nonton TV terlalu lama dan sering yaaaa
Kecerdasan Anak
Anak cerdas merupakan dambaan setiap orang tua. Namun, tidak semua anak terlahir cerdas. Menurut seorang pakar dari Fakultas Kedokteran Universitas Pittsburg, AS, faktor GENETIK hanya memiliki peranan sebesar 48% dalam membentuk IQ anak. Gizi dan perawatan yang baik semasa pertumbuhan, lingkungan yang kondusif, bahkan saat anak “MASIH DI KANDUNGAN” dapat membantu tumbuh kembang anak.
Berbagai penelitian juga mengungkapkan korelasi positif antara gizi pada masa petumbuhan anak dengan perkembangan fungsi otak. Bila ingin memaksimalkan pertumbuhan sel otak anak, aturlah asupan gizi sejak dalam kandungan.
Selain itu, ibu hamil wajib menghindari asap rokok. Asap rokok dapat mengurangi pasokan oksigen yang sangat diperlukan dalam proses pertumbuhan sistem saraf janin.
Kandungan racun dalam rokok sangat berbahaya bagi bayi.Semasa janin, terjadi pertumbuhan dan pertambahan sel otak. Semakin besar volume otak, semakin tinggi tingkat kecerdasan. Ibu hamil perlu mengonsumsi makanan bergizi cukup. Setelah lahir, anak membutuhkan gizi yang cukup agar perkembangan otak optimal. Sebaiknya anak diberi ASI eksklusif hingga usia 6 bulan.
Untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, berikanlah HD Honeybee PollenS, suplemen yang diformulasikan khusus untuk anak-anak, untuk membantu pertumbuhan tubuh dan otak anak. HD Honeybee PollenS mengandung nutrisi penting unsstuk membantu meningkatkan kecerdasan dan dapat meningkatkan konsentrasi anak.
Rangsangan untuk Meningkatkan Respon. Seorang psikolog Swiss, Jean Piaget menyatakan bahwa semakin banyak hal baru yang didengar anak, semakin besar keinginan anak untuk melihat dan mendengar segala sesuatu yang ada di lingkungannya. Berikan gambar-gambar lucu dan menarik dengan berbagai warna di kamar anak. dengan berbagai warna di kamar anak.
Kemampuan Verbal Bahasa yang didengar anak dapat mempengaruhi kemampuan dasar berpikirnya. Bila sering diajak berbicara, kemampuan verbal anak semakin baik. Pelajaran berbahasa yang diterapkan sejak dini dapat menaikkan kemampuan inteligensia anak.
