PENURUNAN
TITIK BEKU
Untuk
penurunan titik beku persamaannya dinyatakan sebagai :
DTf
= m . Kf = W/Mr . 1000/p . Kf
dimana:
DTf
=
penurunan titik beku
m = molalitas larutan
Kf = tetapan penurunan titik beku molal
W = massa zat terlarut
Mr = massa molekul relatif zat terlarut
p = massa pelarut
Apabila
pelarutnya air dan tekanan udara 1 atm, maka titik beku larutannya
dinyatakan sebagai:
Tf = (O - DTf)oC
TEKANAN
OSMOTIK
Tekanan osmotik adalah tekanan yang diberikan pada larutan
yang dapat menghentikan perpindahan molekul-molekul pelarut ke
dalam larutan melalui membran semi permeabel (proses osmosis).
Menurut
VAN'T HOFF tekanan osmotik mengikuti hukum gas ideal:
PV
= nRT
Karena
tekanan osmotik = p
, maka :
p =
n/V R T = C R T
dimana
:
p =
tekanan osmotik (atmosfir)
C = konsentrasi larutan (mol/liter= M)
R = tetapan gas universal = 0.082 liter.atm/moloK
T = suhu mutlak (oK)
-
Larutan yang mempunyai tekanan osmotik lebih rendah dari yang
lain
disebut larutan Hipotonis.
- Larutan yang mempunyai tekanan osmotik lebih tinggi dari
yang lain
disebut larutan Hipertonis.
- Larutan-larutan yang mempunyai tekanan osmotik sama disebut
Isotonis.
Selasa, 22 Mei 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
