Teori relativitas khusus dikemukakan oleh Albert Einstein setelah percobaan Michelson dan Morley dapat membuktikan bahwa hipotesa tentang medium eter tidak ada sama sekali.
Teori relativitas khusus didasarkan pada dua postulat, yaitu:
| • Postulat I | : | Hukum-hukum fisika berlaku pada suatu kerangka koordinat S, berlaku juga bagi kerangka koordinat yang lain (S'), yang bergerak dengan kecepatan tetap relatf terhadap S.
|
| • Postulat II | : | Nilai cepat rambat cahaya di ruang hampa adalah mutlak/sama, tidak tergantung pada gerak pengamat maupun sumber cahaya. PENJUMLAHAN KECEPATAN RELATIVITAS v = (v1 +v2) / (1 + v1 . v2/C²) v1 = laju benda 1 terhadap bumi Kesimpulan:
Pengertian dilatasi waktu ialah selang waktu yang dipengaruhi oleh gerak relatif kerangka (v). Dt = Dto / Ö(1 - v²/c²) Dto = selang waktu yang diamati pada kerangka diam (diukur dari kerangka bergerak) Dt = selang waktu pada kerangka bergerak (diukur dari kerangka diam) Kesimpulan: Semakin cepat suatu benda bergerak maka semakin besar selang waktu yang dialami benda tersebut. |
