Selamat Datang Di Blog e-edu
Masuk Klik Di sini
Masuk Klik Di sini

Senin, 12 Maret 2012

Pemantulan Dan Pembiasan

Optika Geometri mempelajari sifat-sifat cahaya sebagai gelombang yang rnengalami pemantulan dan pembiasan.

PEMANTULAN (REFLEKSI)

Gbr. Pemantulan (Refleksi)

Pada proses pemantulan berlaku:

sinar datang d, garis normal N dan sinar pantul p terletak pada bidang datar

sudut datang (a) = sudut pantul (b)


PEMBIASAN (REFRAKSI)

Gbr. Pembiasan (Refraksi)

Pada proses pembiasan berlaku Hukum SNELLIUS:

sinar datang dari medium kurang rapat (n1) menuju medium lebih rapat (n2) akan dibiaskan mendekati garis normal, begitu juga sebaliknya.

sin i / sin r = n2 / n1 = v1 / v2 = kontanta

karena v = f . l dan f adalah konstan pada saat sinar melalui bidang batas n1 - n2 maka sin i / sin r = l1 / l2


PEMANTULAN SEMPURNA

Syarat terjadinya pemantulan sempurna:

sinar datang dari n2 menuju ke n1, dimana n2 > n1

sudut datang (i) lebih besar daripada sudut batas (Fb) atau i > Fb
sin Fb = n1 / n2


CONTOH-CONTOH PEMBIASAN:

Benda tidak terlihat pada tempat sebenarnya

n2 / n1 = Y2 / Y1

Y1 = kedalaman sesungguhnya
Y2 = kedalaman semu

Gbr. Contoh Pembiasan 1

Pembiasan Oleh Keping Paralel

t = d sin (i - r)/cos r

d = tebal keping
t = pergeseran sinar ke luar terhadap sinar masuk

Gbr. Contoh Pembiasan 2


PEMBIASAN PADA PRISMA

Gbr. Pembiasan Pada Prisma

Sudut deviasi d adalah sudut antara arah sinar masuk dan arah sinar ke luar prisma.
d = i1 + r2 - b

Jika BA = BC Þ i1, maka deviasi menjadi sekecil-kecilnya Þ deviasi minimum (dm).

sin 1/2 (b + dm) = n2/n1 sin 1/2 b

Jika b (sudut pembias prisma) kecil sekali (b < 15) maka Þ

dm = ( n2/n1 - 1)b

0 komentar to “Pemantulan Dan Pembiasan”

Posting Komentar

 

RAJIN PANGKAL PANDAI Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger Templates